Tulisan ini pernah kukirimkan untuk mengikuti Lomba Penulisan Essai Anak Rantau 2010 IKAMI SULSEL Cabang Malang dengan tema Ada Rindu yang Patut Diungkapkan. Untuk perlombaan ini, aku berhasil memperoleh juara 3 dan hadiah uang tunai Rp 750.000. Lumayanlah buat anak kos, hehehe.
***
Sebuah Janji
Merantau mungkin telah menjadi keharusan bagi sebagian besar pemuda di tanah Batak. Siapa yang memulai dan kapan dimulainya, tidak ada yang tahu secara pasti. Sebagian besar pemuda di tanah Batak akan merantau ketika mereka lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Tujuan utama perantauan mereka sudah pasti kota Jakarta, kota yang menawarkan sejumlah impian dan harapan akan masa depan yang begitu cerah. Ada rasa bangga yang begitu hebat dalam diri mereka dan juga dalam diri orang tua mereka ketika menyebutkan bahwa Jakarta adalah tempat perantauan mereka. Anak Jakarta, tentu sebutan yang sangat menarik bagi mereka dan juga menarik bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, bukan hanya bagi pemuda Batak saja. Jakarta mungkin selama ini hanya merupakan angan-angan bagi mereka, tetapi sekarang mereka memiliki kesempatan untuk datang ke sana, mewujudkan mimpi mereka merantau ke kota besar tersebut. Semua keajaiban kota Jakarta akan segera mereka lihat, tidak melalui televisi, tetapi dengan mata mereka sendiri. Jakarta memang ajaib, hingga mampu menyihir setiap orang untuk datang ke sana. Tentu saya juga merantau, dan tujuan perantauan kami juga sama, Jakarta.

